
Peralihan menuju penggunaan alat berat yang lebih efisien dan rendah emisi mulai menjadi perhatian penting di industri pertambangan. Salah satu unit yang menarik perhatian adalah LiuGong DW105AE, wide body dump truck elektrik dengan kapasitas angkut hingga 70 ton yang dirancang untuk bekerja pada lingkungan tambang dengan tuntutan produktivitas tinggi.
LiuGong Indonesia telah memperkenalkan DW105AE dalam berbagai kegiatan dan implementasi alat berat elektrik di Indonesia. Salah satunya adalah penyerahan unit kepada PT Cipta Kridatama untuk mendukung kegiatan pertambangan di PT Borneo Indobara pada 2026.
Dump Truck Elektrik dengan Kapasitas Angkut 70 Ton
LiuGong DW105AE merupakan articulated/wide body dump truck yang mengandalkan sistem penggerak elektrik. Unit ini memiliki rated payload 70.000 kg dengan kapasitas bak 36 m³ dalam kondisi struck dan hingga 43 m³ dalam kondisi heaped pada salah satu konfigurasi spesifikasinya. LiuGong sendiri mencantumkan kapasitas heaped 43 m³ pada halaman produk globalnya.
Dengan kapasitas tersebut, DW105AE diposisikan untuk pekerjaan hauling pada tambang dan quarry yang membutuhkan kemampuan angkut besar sekaligus efisiensi energi.
Salah satu daya tarik utamanya tentu bukan sekadar kapasitas angkut, tetapi penggunaan motor listrik dan baterai berkapasitas besar. Artinya, karakter penggeraknya berbeda dengan dump truck konvensional yang mengandalkan engine diesel sebagai sumber tenaga utama.
Motor Elektrik 500 kW dengan Peak Power 700 kW
DW105AE menggunakan motor elektrik PMSM dengan model TZ380XSLG500B. Motor tersebut memiliki rated power 500 kW atau sekitar 671 hp, sedangkan peak power-nya mencapai 700 kW atau sekitar 939 hp. Torsi tercatat sebesar 2.400 Nm rated dan 4.800 Nm peak.
Karakter ini menjadi salah satu keunggulan untuk pekerjaan hauling di medan tambang. Motor listrik mampu menghasilkan torsi besar dengan respons yang cepat, sehingga unit memiliki karakter yang sesuai untuk membawa muatan besar dan menghadapi kondisi jalan menanjak.
LiuGong juga menyebutkan bahwa motor 500 kW pada DW105AE memberikan peningkatan traction serta kemampuan energy recovery dibandingkan generasi sebelumnya.
Baterai LFP 528 kWh
Untuk menyuplai energi, DW105AE menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 528 kWh dari CATL. Sistem baterainya memiliki assembly voltage sekitar 656 V pada spesifikasi yang dipublikasikan LiuGong.
Teknologi LFP menjadi pilihan menarik untuk aplikasi alat berat karena karakteristiknya yang mendukung kebutuhan siklus kerja berat. LiuGong juga menyatakan bahwa baterai pada DW105AE dirancang untuk aplikasi pertambangan dan memiliki perlindungan IP67 pada unit yang dipamerkan di Indonesia.
Dalam pengujian dan demonstrasi di Indonesia, LiuGong menyebut DW105AE dapat bekerja sekitar 5–6 jam, sementara pengisian sekitar 80 persen dapat dilakukan dalam waktu sekitar 45 menit dengan sistem pengisian yang sesuai. Angka aktual tentu dapat berubah tergantung kondisi kerja, beban, temperatur, medan, pola hauling, serta infrastruktur charging di lokasi tambang.
Sistem Transmisi dan Electric Retarder
Berbeda dengan dump truck diesel konvensional, DW105AE menggunakan Fastgear 4E300 dengan empat rasio yang tercantum pada spesifikasi teknis. Unit juga dilengkapi electric retarder untuk membantu mengendalikan kecepatan ketika kendaraan bekerja di area dengan kondisi turunan.
Keberadaan electric retarder menjadi fitur penting pada dump truck tambang. Ketika unit membawa muatan puluhan ton dan harus menuruni jalan tambang, kemampuan melakukan perlambatan secara terkontrol sangat berpengaruh terhadap keselamatan, kontrol kendaraan, dan pengelolaan sistem pengereman.
Kapasitas Bak 36–43 m³
Bak DW105AE memiliki struck capacity 36 m³, sedangkan kapasitas heaped berada di kisaran 43 m³ pada spesifikasi yang dipublikasikan LiuGong. Sudut dumping tercatat mencapai 48 derajat.
Kombinasi antara payload 70 ton dan volume bak tersebut membuat DW105AE cocok dipertimbangkan untuk kegiatan hauling material seperti overburden maupun material tambang lainnya, selama karakteristik material dan target payload sesuai dengan desain unit.
Dalam pengoperasian nyata, pemilihan konfigurasi bak dan pengaturan payload tetap perlu disesuaikan dengan density material. Volume bak yang besar tidak otomatis berarti unit harus selalu diisi sampai penuh karena faktor berat jenis material dapat menyebabkan batas payload tercapai lebih dahulu.
Suspensi Hydro-Pneumatic di Bagian Depan
Salah satu fitur yang menarik adalah penggunaan front hydro-pneumatic suspension, sementara suspensi bagian belakang menggunakan plate spring pada konfigurasi spesifikasi yang tersedia.
LiuGong menyebut front axle oil-gas suspension membantu meningkatkan kenyamanan operator dan kemampuan meredam guncangan. Pada halaman produknya, LiuGong mengklaim sistem ini dapat meningkatkan shock isolation efficiency hingga 35 persen.
Bagi dump truck yang bekerja berulang kali di jalan tambang dengan permukaan tidak rata, kemampuan suspensi menjadi aspek penting karena berhubungan dengan kenyamanan operator sekaligus beban dinamis yang diterima struktur unit.
Sistem Steering Full Hydraulic
Untuk kemudi, DW105AE menggunakan full hydraulic steering dengan system pressure sekitar 15–16 MPa tergantung konfigurasi spesifikasi. Radius putar depan tercatat maksimal sekitar 12 meter.
Sistem full hydraulic membantu memberikan respons kemudi yang sesuai dengan karakter unit berukuran besar. Untuk operasi tambang dengan area manuver terbatas, kemampuan steering menjadi salah satu faktor yang perlu diperhitungkan ketika melakukan evaluasi fleet.
Sistem Hoist yang Dirancang untuk Produktivitas
Sebagai dump truck, kemampuan menaikkan dan menurunkan bak tentunya menjadi salah satu parameter produktivitas. DW105AE memiliki hoist system dengan system pressure 20 MPa, dengan waktu raise sekitar 27 detik dan waktu lower sekitar 25 detik pada spesifikasi yang dipublikasikan LiuGong.
LiuGong juga menyebutkan penggunaan large-displacement pump dapat meningkatkan lifting time hingga 20 persen.
Jika dikombinasikan dengan cycle time hauling secara keseluruhan, kemampuan dumping yang cepat dapat membantu meningkatkan produktivitas fleet. Namun, produktivitas aktual tetap sangat dipengaruhi oleh jarak hauling, kondisi jalan, loading time, dumping time, antrean di loading point dan dumping point, serta kemampuan alat pemuat.
Sistem Pengereman untuk Operasi Tambang
Keselamatan menjadi faktor penting pada unit dengan payload 70 ton. DW105AE menggunakan dual-loop drum air-pressure service brake. Sebagai auxiliary braking, unit menggunakan sistem motor reverse drag retarding braking. Air tank yang tercantum dalam spesifikasi memiliki kapasitas 210 liter.
Kombinasi service brake dan regenerative/electric retarding memberikan pendekatan berbeda dalam mengendalikan unit dibandingkan dump truck diesel konvensional.
LiuGong juga mencantumkan kemampuan service braking gradeability lebih dari 20 persen dan parking braking gradeability lebih dari 15 persen pada spesifikasi tersebut.
Dimensi dan Konstruksi
Untuk konfigurasi yang dipublikasikan LiuGong, DW105AE memiliki panjang keseluruhan sekitar 10.150 mm, lebar 3.700 mm, dan tinggi sekitar 4.070 mm. Wheelbase tercatat 3.950 + 1.750 mm, sementara ukuran ban adalah 16.00R25 dengan konfigurasi penggerak 6×4.
LiuGong juga menonjolkan konstruksi frame integral yang dirancang untuk menghadapi beban dan kondisi berat di area pertambangan. Pada halaman produk global, perusahaan mengklaim integral rigid frame meningkatkan bending resistance hingga 40 persen.
Klaim Efisiensi Operasional
Salah satu alasan utama perusahaan pertambangan mulai mengevaluasi dump truck elektrik adalah potensi pengurangan biaya operasional.
Dalam kegiatan LiuGong di PT Borneo Indobara pada Februari 2026, perusahaan menyebut DW105AE berpotensi menurunkan Total Cost of Ownership hingga 50 persen dibandingkan mesin konvensional dan meningkatkan efisiensi hingga 24 persen dibandingkan dump truck diesel. Angka tersebut merupakan klaim berdasarkan data dan kondisi pengoperasian yang disampaikan LiuGong, sehingga perusahaan tambang tetap perlu melakukan perhitungan berdasarkan karakteristik site masing-masing.
Keuntungan lain dari powertrain elektrik adalah jumlah komponen mekanis tertentu yang lebih sedikit dibandingkan powertrain diesel. Hal tersebut berpotensi menyederhanakan beberapa aspek perawatan, meskipun sistem baterai, motor elektrik, charging system, dan komponen high-voltage membutuhkan prosedur maintenance serta kompetensi teknisi yang sesuai.
Spesifikasi Utama LiuGong DW105AE
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Tipe | Wide Body Electric Dump Truck |
| Payload | 70.000 kg |
| Max. gross machine weight | sekitar 109.500–112.000 kg, tergantung konfigurasi |
| Rated power | 500 kW / 671 hp |
| Peak power | 700 kW / 939 hp |
| Rated torque | 2.400 Nm |
| Peak torque | 4.800 Nm |
| Motor | TZ380XSLG500B, PMSM |
| Baterai | CATL LFP |
| Kapasitas baterai | 528 kWh |
| Tegangan assembly | 656 V |
| Transmisi | Fastgear 4E300 |
| Retarder | Electric retarder |
| Struck capacity | 36 m³ |
| Heaped capacity | hingga 43 m³ |
| Lifting angle | 48° |
| Drive type | 6×4 |
| Ban | 16.00R25 |
| Suspensi depan | Hydro-pneumatic |
| Steering | Full hydraulic |
| Overall length | sekitar 10.150 mm |
| Overall width | sekitar 3.700 mm |
| Overall height | sekitar 4.070 mm |
| Max. gradeability | ≥30% pada salah satu konfigurasi spesifikasi |
Catatan: spesifikasi dapat berbeda berdasarkan konfigurasi, arah kemudi, baterai, dan pasar. LiuGong juga menyatakan spesifikasi dan desain dapat berubah tanpa pemberitahuan.
Siapa Dealer LiuGong DW105AE di Indonesia?
Untuk pembelian DW105AE, calon pengguna sebaiknya melakukan kontak langsung dengan PT LiuGong Machinery Indonesia atau jaringan dealer resmi LiuGong. LiuGong Indonesia memiliki jaringan dealer di berbagai wilayah Indonesia dan menyediakan dukungan penjualan, suku cadang, serta layanan purna jual.
Selain jaringan dealer, LiuGong Indonesia menyediakan LiuGong Care melalui call center 08001 888 009. Layanan ini menangani kebutuhan pelanggan terkait servis, suku cadang, informasi dan penjualan mesin, kemudian mengarahkan pelanggan kepada dealer yang sesuai dengan lokasi operasional.
Untuk kebutuhan fleet tambang, jalur ini lebih disarankan dibandingkan hanya mencari unit melalui penjual independen karena pembeli dapat sekaligus mendiskusikan kebutuhan charging system, dukungan teknis, ketersediaan spare part, training operator dan teknisi, warranty, hingga kesiapan after-sales di lokasi tambang.
Dealer resmi LiuGong Indonesia
Kesimpulan
LiuGong DW105AE merupakan salah satu opsi menarik bagi perusahaan tambang yang mulai mempertimbangkan elektrifikasi pada aktivitas hauling. Dengan payload 70 ton, motor listrik 500 kW dengan peak power 700 kW, baterai LFP 528 kWh, kapasitas bak hingga 43 m³, electric retarder, serta sistem suspensi dan braking yang dirancang untuk aplikasi berat, unit ini menawarkan pendekatan berbeda terhadap operasional dump truck kelas 70 ton.
Yang menarik bukan hanya angka power dan payload, tetapi potensi efisiensi energi serta pengurangan Total Cost of Ownership. Namun, keputusan investasi sebaiknya tidak hanya didasarkan pada spesifikasi. Perusahaan perlu menghitung cycle time, kebutuhan charging, pola shift, kondisi jalan tambang, jarak hauling, ketersediaan listrik, biaya energi, kesiapan teknisi, serta dukungan after-sales.
Dengan kata lain, DW105AE bukan sekadar dump truck dengan tenaga listrik, tetapi bagian dari perubahan konsep fleet menuju operasi tambang yang lebih efisien dan berkelanjutan. Bagi perusahaan yang sedang melakukan evaluasi elektrifikasi fleet, unit ini layak masuk dalam daftar kandidat untuk diuji dan dibandingkan secara langsung dengan dump truck diesel pada kondisi kerja yang sama.
(EV)
