
Perkembangan teknologi kendaraan tambang kini tidak lagi hanya berbicara mengenai peningkatan kapasitas angkut dan tenaga engine. Efisiensi bahan bakar, pengurangan emisi, serta kemampuan menekan biaya operasional menjadi semakin penting bagi fleet owner. Tren inilah yang coba dijawab SHACMAN X5000 Hybrid, dump truck heavy-duty yang memadukan engine diesel dengan sistem penggerak elektrik untuk menghadirkan tenaga besar sekaligus efisiensi yang lebih baik.
SHACMAN X5000 Hybrid menjadi salah satu produk yang mencuri perhatian dalam Mining Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Unit ini diperkenalkan oleh MC Group selaku distributor SHACMAN di Indonesia sebagai salah satu solusi kendaraan heavy-duty berteknologi energi baru untuk kebutuhan industri dan pertambangan. Pada ajang tersebut, X5000 Hybrid tampil bersama X5000 EV serta beberapa model SHACMAN lainnya.
Menggabungkan Diesel dan Motor Listrik
Daya tarik utama SHACMAN X5000 Hybrid tentu berada pada sistem powertrain-nya. Berbeda dengan dump truck konvensional yang sepenuhnya mengandalkan engine diesel, X5000 Hybrid mengombinasikan engine diesel Cummins M10460 dengan motor listrik dan battery pack 96 kWh.
Engine Cummins M10460 berkapasitas 9.920 cc mampu menghasilkan tenaga maksimum 338 kW atau sekitar 460 HP, dengan torsi mencapai 2.800 Nm. Tenaga tersebut kemudian mendapatkan dukungan dari motor listrik tipe TZ445XS037 yang memiliki rated power 110 kW dan peak power hingga 200 kW. Kombinasi kedua sumber tenaga tersebut memberikan tambahan tenaga ketika truck membutuhkan torsi besar, terutama ketika membawa muatan berat atau menghadapi tanjakan.
Konsep tersebut membuat X5000 Hybrid menarik untuk aplikasi pertambangan karena sistem hybrid tidak sekadar menggantikan engine diesel dengan motor listrik, tetapi bekerja sebagai kombinasi dua sumber tenaga sesuai kondisi operasi. Dengan demikian, fleet owner masih mendapatkan fleksibilitas engine diesel sekaligus memperoleh manfaat elektrifikasi.
Baterai 96 kWh dengan Regenerative Braking
Salah satu fitur penting pada sistem hybrid X5000 adalah power battery berkapasitas 96 kWh. Baterai ini berfungsi menyediakan energi bagi sistem elektrifikasi ketika truck membutuhkan tambahan tenaga.
Yang menarik, pengisian energi tidak sepenuhnya bergantung pada charging station eksternal. SHACMAN X5000 Hybrid menggunakan teknologi regenerative braking, yaitu energi yang biasanya terbuang ketika kendaraan melakukan perlambatan dapat dikonversikan menjadi energi listrik dan dikembalikan ke baterai.
Bagi operasi tambang, pendekatan seperti ini menjadi relevan karena kendaraan sering mengalami siklus akselerasi, membawa muatan, deselerasi, dan kembali berakselerasi. Energi yang dapat dipulihkan selama proses pengereman kemudian dimanfaatkan kembali untuk membantu sistem penggerak.
Keunggulan lainnya adalah X5000 Hybrid tidak memiliki ketergantungan yang sama terhadap charging infrastructure seperti truck full electric. Hal ini menjadi salah satu alasan teknologi hybrid menarik bagi perusahaan yang ingin mulai melakukan transisi energi tetapi belum memiliki infrastruktur charging yang memadai.
Kapasitas Bak 53,75 m³
Dari sisi kemampuan membawa material, SHACMAN X5000 Hybrid menggunakan konfigurasi dump truck 8×4 dengan kapasitas bak mencapai 53,75 m³. Kapasitas tersebut membuat unit ini diposisikan untuk aplikasi angkut material dengan kebutuhan produksi tinggi.
Konfigurasi 8×4 juga memberikan distribusi beban yang lebih baik dibandingkan konfigurasi yang lebih kecil, sehingga sesuai untuk pekerjaan berat di area pertambangan. Dengan gross combination weight yang mencapai 75.000 kg, X5000 Hybrid memiliki kemampuan membawa kombinasi beban yang besar dalam aplikasi heavy-duty.
Namun, kapasitas volume bak tidak selalu berarti payload aktual dapat diisi hingga batas geometrisnya. Dalam aplikasi tambang, fleet owner tetap perlu memperhitungkan densitas material, batas axle load, kondisi jalan, serta regulasi dan target payload agar produktivitas tetap optimal tanpa meningkatkan risiko overload.
Transmisi AMT 12-Speed
Untuk menyalurkan tenaga menuju roda, X5000 Hybrid menggunakan AMT 12-percepatan F12HA280-2. Penggunaan Automated Manual Transmission atau AMT memberikan keuntungan dari sisi kemudahan pengoperasian karena perpindahan gigi dapat dilakukan secara otomatis sesuai kondisi kerja.
Dalam operasi tambang yang memiliki siklus berulang, sistem transmisi seperti ini dapat membantu menjaga engine bekerja pada rentang operasi yang sesuai sekaligus mengurangi beban pengemudi dalam menentukan perpindahan gigi secara manual.
Kombinasi engine 460 HP, motor listrik hingga 200 kW, dan transmisi AMT 12-speed membuat X5000 Hybrid memiliki paket powertrain yang dirancang untuk menghadapi pekerjaan berat sekaligus mengejar efisiensi operasional.
Sasis Heavy-Duty untuk Operasi Tambang
SHACMAN X5000 Hybrid bukan hanya mengandalkan teknologi powertrain. Struktur kendaraan juga dirancang untuk menghadapi beban berat. Unit ini memiliki dimensi sekitar 11.320 mm panjang, 2.617 mm lebar, dan 3.499 mm tinggi, dengan wheelbase 1.950 + 5.775 + 1.400 mm.
Sasis menggunakan frame berukuran 850 x 320 mm dengan susunan ketebalan 8+7+8 mm. Untuk axle, bagian depan menggunakan axle berkapasitas hingga 9.500 kg, sementara rear axle menggunakan dual-stage axle dengan rasio 5,92 dan kapasitas hingga 16.000 kg.
Kombinasi tersebut menunjukkan bahwa X5000 Hybrid memang dirancang sebagai kendaraan heavy-duty, bukan sekadar truck komersial yang mendapatkan tambahan sistem elektrifikasi.
Fuel Tank 400 Liter dan Ban 12.00R24
Untuk mendukung operasi dengan jam kerja tinggi, SHACMAN X5000 Hybrid dibekali tangki diesel 400 liter berbahan aluminium alloy yang dilengkapi under guard. Ukuran tersebut memberikan kapasitas bahan bakar yang cukup besar untuk mendukung siklus operasi tanpa terlalu sering melakukan pengisian ulang.
Pada bagian kaki-kaki, truck ini menggunakan ban radial 12.00R24 yang ditujukan untuk aplikasi heavy-duty. Sistem kelistrikan kendaraan menggunakan tegangan 24V dengan dua battery 180Ah maintenance-free, sedangkan sistem pengeremannya sudah dilengkapi 4-Channel ABS.
Menarik untuk Fleet Tambang yang Mengejar Efisiensi
Dari sisi bisnis, kehadiran X5000 Hybrid menjadi menarik karena menawarkan pendekatan yang berada di antara teknologi diesel konvensional dan full electric truck. Fleet owner tidak harus langsung membangun ekosistem charging berkapasitas besar seperti yang dibutuhkan kendaraan listrik murni, tetapi sudah dapat mulai memanfaatkan teknologi elektrifikasi untuk meningkatkan efisiensi.
Sebelum diperkenalkan secara resmi di Mining Indonesia 2026, X5000 Hybrid juga telah menjalani program trial sekitar enam bulan di area operasional Bayung Lencir, Sumatera Selatan untuk mengevaluasi kemampuan angkut, konsumsi bahan bakar, serta kenyamanan operator dalam kondisi kerja nyata.
Hal tersebut menjadi poin penting karena keberhasilan teknologi hybrid di tambang pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh spesifikasi di atas kertas, tetapi juga oleh karakteristik cycle time, jarak angkut, grade jalan, payload, kondisi material, pola pengereman, hingga kemampuan tim maintenance menangani sistem diesel dan elektrik secara bersamaan.
SHACMAN X5000 Hybrid di Mining Indonesia 2026
Penampilan SHACMAN X5000 Hybrid di Mining Indonesia 2026 menjadi salah satu indikator bahwa teknologi elektrifikasi mulai masuk lebih jauh ke segmen kendaraan angkut heavy-duty di Indonesia. MC Group tidak hanya memperkenalkan X5000 Hybrid, tetapi juga membawa X5000 EV 8×4 580 HP, H3000S Tractor Head 4×2 300 HP, serta H3000S Chassis 6×4 300 HP.
Respons pasar terhadap X5000 Hybrid juga terlihat cukup kuat. Pada tahap awal peluncurannya di Mining Indonesia 2026, MC Group mencatat kerja sama pengadaan 200 unit X5000 Hybrid 8×4, yang menjadi indikasi bahwa teknologi hybrid mulai mendapatkan perhatian dari perusahaan yang mengoperasikan fleet dalam skala besar.
Spesifikasi Utama SHACMAN X5000 Hybrid
| Spesifikasi | SHACMAN X5000 Hybrid |
|---|---|
| Konfigurasi | 8×4 Dump Truck |
| Engine | Cummins M10460 |
| Kapasitas engine | 9.920 cc |
| Tenaga engine | 460 HP / 338 kW |
| Torsi engine | 2.800 Nm |
| Motor listrik | TZ445XS037 |
| Rated power motor | 110 kW |
| Peak power motor | 200 kW |
| Battery | 96 kWh |
| Kapasitas bak | 53,75 m³ |
| Transmisi | AMT 12-speed F12HA280-2 |
| GCW | Hingga 75.000 kg |
| Fuel tank | 400 liter |
| Rear axle | Dual-stage, ratio 5,92 |
| Ban | 12.00R24 |
| Kecepatan maksimum | 80 km/jam |
SHACMAN X5000 Hybrid menawarkan kombinasi yang menarik antara kapasitas angkut besar, tenaga diesel 460 HP, dukungan motor listrik, baterai 96 kWh, regenerative braking, dan konfigurasi 8×4. Untuk perusahaan tambang yang ingin meningkatkan efisiensi fleet tetapi belum siap sepenuhnya beralih ke kendaraan listrik, konsep hybrid seperti X5000 dapat menjadi salah satu opsi yang layak diperhitungkan, terutama setelah performanya diuji langsung melalui kondisi operasional nyata.
(TS)
Related posts:
Engine Tier 4/Stage V pada Alat Berat: Apa yang Berubah dari Generasi Sebelumnya?
Berbagai Fitur Unggulan Mini Excavator DEVELON DX80D
Sakura Filter: Merek Filter Asli Indonesia yang Menembus Pasar Global
XCMG Bangun Pusat Remanufaktur di Balikpapan, Perkuat Layanan Alat Berat di Indonesia
Mengenal Retarder pada Dump Truck: Teknologi Penting untuk Mengendalikan Beban Berat di Jalan Menuru...
EP EFL302: Electric Counterbalance Forklift 3.0T untuk Operasional Material Handling
